PENGARUH FUCOIDAN DARI ALDA COKLAT (SARGASSUM SP.) TERHADAP EKSPRESI LIMFOSIT FIBROBLAS DAN JUMLAH PEMBULUH DARAH PADA PERIODONTITIS

Collection Location Perpustakaan FKG UNHAS Makassar
Edition
Call Number 617.6 IRA p
ISBN/ISSN
Author(s) Ira asnita sembiring
Subject(s) periodontitis
fucoidan
Alga coklat
sargassum sp
Classification 617.6
Series Title
GMD Text
Language Indonesia
Publisher FKG.Unhas
Publishing Year 2018
Publishing Place Makassar
Collation xix, 44 hlm
Abstract/Notes Latar Belakang : Penyakit periodontal merupakan penyakit inflamasi yang
disebabkan infeksi bakteri, yang akan merusak jaringan pendukung gigi hingga
dapat menyebabkan lepasnya gigi. Inflamasi pada periodontal juga mempengaruhi
kesehatan sistemik tubuh akibat penyebaran hematogen dari bakteri dan produk
bakteri Terapi dibutuhkan untuk mengembalikan kondisi jaringan dalam keadaan
homeostasis, dalam hal ini menghentikan proses inflamasi. Penambahan obat
topikal dalam terapi penyakit periodontal menjadi pilihan karena membutuhkan
dosis rendah, lebih tepat sasaran sehingga lebih cepat dalam penyembuhan.
Tingginya efek samping obat sintesis mendorong pencarian sumber bahan baku
obat dari bahan alam. Fucoidan menjadi fokus penelitian pada beberapa tahun
terahir karena memiliki banyak aktifitas biologi seperti antikoagulan, antikanker,
imun modulator, antioksidan, antibakteri dan anti inflamasi. Struktur kimia
fucoidan sangat bervariasi dari satu spesies dengan spesies lain, serta komposisi
kimia fucoidan bervariasi dan kebanyakan mempunyai komposisi kimia yang
kompleks. Perbedaan struktur dan komposisi kimia tersebut bervariasi lagi
berdasarkan cara ektraksi, lokasi perairan dan usia alga. Tujuan Penelitian :
Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh aplikasi topikal fucoidan terhadap
ekspresi limfosit, fibroblast dan jumlah pembuluh darag pada penyakit
periodontitis
Metode penelitian : Jenis penelitian ini adalah eksperimental laboratoris. Hewan
coba tikus wistar yang sebelumnya diinduksi periodontitis menggunakan silk

xii
ligatur dan injeksi bakteri Porhyromonas gingivalis ke sulkus pada gigi insisivus
bawah, dikelompokkan menjadi kelompok kontrol negative, kontrol positif yang
diterapi dengan gel chlorheksidin dan kelompok perlakuan yang diterapi dengan
fucoidan. Dekapitasi dilakukan pada hari ke-4, hari ke-14 dan hari ke-21 yang
dilanjutkan dengan tahapan pemrosesan jaringan, pembuatan preparat histologis
dan pengamatan dengan menggunakan mikroskop diperiksa ekspresi limfosit,
binroblas dan jumlah pembuluh darah. Hasil penelitian ini diharapkan
memberikan gambaran efektifitas sediaan herbal sebagai perawatan periodontitis,
karena saat ini masih kurang yang menggunakan bahan herbal untuk mengatasi
penyakit periodontal.
Specific Detail Info
  Back To Previous