Sitotoksisitas Ekstrak Etanol Daun Kelor(Moringa Oleifera) 5% Sebagai Alternatif Bahan Irigasi Saluan Akar terhadap Kultur Sel Fibroblas BHK -21

Collection Location Perpustakaan FKG UNHAS Makassar
Edition
Call Number 617.6 ASR s
ISBN/ISSN
Author(s) Asrianti
Subject(s) Daun Kelor
moringa oleifera
MTT assay
sel fibroblas
toksisitas
Classification 617.6
Series Title
GMD Text
Language Indonesia
Publisher FKG UNHAS
Publishing Year 2018
Publishing Place Makassar
Collation xvi, 82 hlm
Abstract/Notes ASRIANTI. Sitotoksisitas Ekstrak Etanol Daun Kelor (Moringa Oleifera) 5% Sebagai
Alternatif Bahan Irigasi Saluran Akar terhadap Kultur Sel Fibroblas BHK-21
(Dibimbing oleh Juni Jekti Nugroho dan Aries Chandra Trilaksana)
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui sitotoksisitas ekstrak etanol daun kelor
(Moringa oleifera) 5% dilihat dari persentase kehidupan sel fibroblas setelah terpapar
ekstrak etanol daun kelor (Moringa oleifera) 5%.
Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium dengan desain
Posttest only control group design. Ekstrak dibuat dengan cara maserasi menggunakan
pelarut etanol. Uji daya hambat menggunakan metode difusi agar. Uji toksisitas
dilakukan menggunakan metode MTT Assay. Sel fibroblas yang telah didistribusikan
dalam microplate 96 well dibagi dalam 5 kelompok perlakuan. Kelompok I sebagai
kontrol negatif yang berisi media kultur, kelompok II sebagai kontrol positif yang berisi
sel dalam media kultur, kelompok III ekstrak etanol daun kelor 5%, kelompok IV
larutan klorheksidin 2% dan kelompok V larutan NaOCl 2,5%. Persentase kehidupan
sel dihitung dari nilai optical density dari ELISA reader. Data dianalisis secara statistik
menggunakan uji Kruskal Wallis kemudian dilanjutkan dengan uji Post Hoc
menggunakan uji Mann Whitney.
Hasil penelitian menunjukkan persentase kehidupan sel fibroblas setelah
terpapar oleh ekstrak etanol daun kelor (Moringa oleifera) 5% = 33.31%, NaOCl 2,5%
= 28,89% dan klorheksidin 2% = 39,37% (p=0.000, p
Specific Detail Info
  Back To Previous