Potensi Bahaya dan Risiko Kecelakaan Kerja Pada Kegiatan Ground Handling Di PT. Gapura Angkasa Bandara Sultan Hasanuddin Makassar

Collection Location Perpustakaan PPS UMI, Makassar
Edition
Call Number TES-MKES18 AGI p
ISBN/ISSN
Author(s) AGIL HERYANTO
Syamsiar S. Russeng dan Yusriani
Subject(s) Kesehatan
Classification TES-MKES18 AGI p
Series Title
GMD CD-ROM
Language Indonesia
Publisher PPs UMI
Publishing Year 2018
Publishing Place Makassar
Collation
Abstract/Notes ABSTRAK
AGIL HERYANTO, Potensi Bahaya dan Risiko Kecelakaan Kerja Pada Kegiatan Ground Handling Di PT. Gapura Angkasa Bandara Sultan Hasanuddin Makassar (Dibimbing oleh Syamsiar S. Russeng dan Yusriani)
Penanganan pesawat sisi darat atau yang dikenal dengan istilah ground handling mempunyai fungsi dan peranan penting dalam menjaga keselamatan penerbangan. Faktor yang menjadi penyebab banyaknya accident dan incident pada aktifitas Ground Handling, salah satunya adalah lingkungan kerja seperti panas, beban kerja, waktu yang singkat dan stress yang bisa menyebabkan operator berperilaku tidak aman (Ardhia, 2016). Tujuan penelitian yaitu melakukan identifikasi potensi bahaya dan risiko kemudian menilai tingkat risiko kecelakaan kerja pada aktifitas ground handling di PT. Gapura Angkasa Bandara Sultan Hasanuddin Makassar. Jenis penelitian yang digunakan yaitu kualitatif dengan menggunakan pendekatan observasional yang memaparkan atau menggambarkan sesuatu secara sistematis, faktual dan akurat.
Hasil penelitian didapatkan potensi bahaya yang terdapat di ground handling seperti risiko terjepit, terjatuh, terpapar kebisingan, tidak adanya pemandu, tumpahan oli dan bahan bakar pesawat. Potensi bahaya yang lain yaitu cuaca buruk, temperatur lingkungan yang panas dan cara kerja yang tidak ergonomi atau tidak sesuai SOP. Risiko kecelakaan kerja untuk kategori high risk dengan jumlah 19 (25%), kategori moderate risk dengan jumlah 35 (45%), dan kategori low risk dengan jumlah 23 (30%). Jadi, ditemukan 77 potensi bahaya dan risiko kecelakaan. Pengendalian yang dilakukan oleh PT. Gapura Angkasa meliputi pemeliharaan alat (substitusi), safety briefing, monitoring, SOP, training, checklis, rambu peringatan (administratif), earplug, earmuff, sarung tangan, masker, safety shoes (APD).
Disimpulkan bahwa risiko terjadinya kecelakaan pada aktifitas ground handling masih cukup tinggi. Oleh karena itu, disarankan agar manajemen PT. Gapura Angkasa Bandara Sultan Hasanuddin Makassar melakukan pemantauan secara berkelanjutan agar potensi kecelakaan pada aktifitas ground handling dapat ditekan.
Kata kunci : Potensi bahaya, Risiko Kecelakaan, Ground Handling
Pustaka : 44 ( 2001-2018 )
Specific Detail Info
  Back To Previous