Analisis Pengembangan Simpang Terpadu Pusat Perkotaan Pada Ruas Jalan Pengayoman – Jalan Adhyaksa Kota Makassar

Collection Location Perpustakaan PPS UMI, Makassar
Edition
Call Number TES-MTS18 AHM a
ISBN/ISSN
Author(s) AHMAD JIHAD
H. Lambang Basri S dan Hj. St. Maryam H)
Subject(s) Teknik Sipil
Classification TES-MTS18 AHM a
Series Title
GMD CD-ROM
Language Indonesia
Publisher PPs UMI
Publishing Year 2018
Publishing Place Makassar
Collation
Abstract/Notes ABSTRAK

AHMAD JIHAD. Analisis Pengembangan Simpang Terpadu Pusat Perkotaan Pada Ruas Jalan Pengayoman – Jalan Adhyaksa Kota Makassar (dibimbing oleh H. Lambang Basri S dan Hj. St. Maryam H)
Simpang bersinyal di Kota Makassar khususnya simpang pengayoman – Adhyaksa saat ini berpotensi terjadi kemacetan lalulintas khususnya pada akhir pekan. Hal ini disebabkan ruas jalan ini merupakan jalan penghubung untuk menuju ke khawasan perbelanjaan di Kota makassar dan salah satu pilihanuntuk berakhir pekan..
Penelitian ini dilakukan pada simpang bersinyal dengan empat lengan (simpang Pengayoman Survey ini dilakukan pada jam 06.00 – 21.00 Menggunakan peralatan alat hitung manual counter. Hari Jumat, Sabtu Minggu, dan Senin.
Analisa kinerja simpang menggunakan Standard Manual Kapasitas Jalan Indonesia 1997,dan dituangkan ke dalam simulasi kinerja simpang dengan bantuan aplikasi “PTV – VISSIM 8.00 dengan bertujuan untuk mengetahui kondisi simpang tersebut.
Hasil analisis kinerja simpang terlihat tingkat pelayanan berada pada tingkat pelayanan F dimana yang sudah melewati kondisi jenuh sehingga menimbulkan kemacetan dan nilai derajat kejenuhannya DS >0,85 yaitu sebesar 0,948 smp/jam, dengan waktu siklus 211 detik maka didapat jumlah antrian kendaraan (NQ) dari masing – masing simpang adalah dari adhyaksa arah utara 23,9 smp dengan panjang antrian 85,59m, adhyaksa arah selatan 54,93 smp dengan panjang antrian 156,93 m, Pengayoman arah timur 61,99 smp dengan panjang 177,12 m dan pengayoman arah barat 64,63 smp dengan panjang antrian 184,65, total angka henti rata-rata (NStot) dari seluruh lengan simpang adalah 1,001 stop/smp dan tundaan rata-rata adalah 106,3 detik/smp Hasil analisis memberikan gambaran kondisi lalu lintas terhadap permasalahan yang muncul pada lokasi penelitian dan memeberikan solusi dalam menanganani masalah simpang tersebut.
Hasil identifikasi menunjukan bahwa masalah utama adalah perilaku masyarakat dengan melakukan parkir dibadan jalan menjadi faktor dominan yang memberikan pengaruh terhadap berbagai permasalahan, pengemudi tidak menunggu celah dan agresif, sehingga diperlukan pembuatan garis berhenti dan pemisah lajur kendaraan untuk memasuki simpang dengan marka dan rambu.

Kata Kunci : Simpang bersinyal, Kemacetan, Manajemen Lalu Lintas, Derajat kejenuhan, Panjang Antrian
Specific Detail Info
  Back To Previous