EFEKTIVITAS PENEGAKAN HUKUM TERHADAP PENODAAN AGAMA MELALUI MEDIA SOSIA

Collection Location Perpustakaan PPS UMI, Makassar
Edition
Call Number TES-MH18 BAR e
ISBN/ISSN
Author(s) BARIK RAMDHANI PABABBARI
. SYAHRUDDIN NAWI,ILHAM ABBAS
Subject(s) Ilmu hukum
Classification TES-MH18 BAR e
Series Title
GMD CD-ROM
Language Indonesia
Publisher PPs UMI
Publishing Year 2018
Publishing Place Makassar
Collation
Abstract/Notes ABSTRAK

BARIK RAMDHANI PABABBARI (0132.02.42.2015). EFEKTIVITAS PENEGAKAN HUKUM TERHADAP PENODAAN AGAMA MELALUI MEDIA SOSIAL . Dibawah bimbingan H. SYAHRUDDIN NAWI, sebagai pembimbing ketua dan ILHAM ABBAS, sebagai pembimbing anggota.
Penelitian ini dilakukan dengan bertujuan untuk: (1) Untuk menganalisis dan menjelaskan penerapan peraturan hukum dan perundang-undangan terhadap penodaan agama melalui media sosial. (2) Untuk menganalisis dan menjelaskan faktor – faktor apa saja yang mempengaruhi terjadinya penodaan agama melalui media sosial
Metode penelitian yang dipergunakan dalam penulisan ini adalah penelitian hukum Normatif. Penelitian dilakukan secara kualitatif dengan bertumpu pada data sekunder (reference research), yakni dengan cara mengumpulkan literatur dan referensi yang ada terkait dengan penelitian ini secara relevan serta bahan dokumentasi lain dengan isu atau kejadian yang dikaji dalam hasil penelitian ini.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan ketentuan pasal 4 Penetapan Presiden Republik Indonesia Nomor 1/PNPS 1965 Tentang Pencegahan Penyalahgunaan Dan/Atau Penodaan Agama sebagai aturan umum (lex generali) Dan Pasal 28 Ayat 2 Undang – Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi Dan Transaksi Elektronik sebagai aturan khususnya (lex spesialis) Yang di laksanakan oleh penegak hukum (legal structure) Dengan tujuan untuk menciptakan sarana publik yang melahirkan toleransi antar umat beragama berdasarkan pancasila sebagai konstitusi negara scara serius dan bertahap
Disarankan perlu adanya pengawasan yang ketat oleh pemerintah terhadap penggunaan teknologi informasi, hal ini bertujuan untuk mencegah dan menanggulangi secara efisien dan efektif tindakan penistaan agama melalui media online serta meningkatkan pemahaman kesadaran berpikir dan berekspresi yang baik dan benar pada masyarakat, sebab pengungkapan hasil pikiran dalam bentuk apapun tidak boleh merugikan dan melanggar hak – hak orang lain di Indonesia.
Specific Detail Info
  Back To Previous